Mineral

Mineral adalah zat anorganik yang berasal dari :

bahan makanan

bahan anorganik lainnya

hasil pembakaran kedua zat tersebut (pada suhu & tekanan tinggi) ž menghasilkan abu

 

KLASIFIKASI

1. Makro elemen (major mineral)

essensial, jumlah besar

Ca, P, Mg,Na, K, S, Cl

2. Trace elemen (trace mineral)

essensial, jumlah sedikit

Fe, Co, Cu, I, Zn, Mn, Mo

3. Elemen yang terdapat dalam tubuh

guna tidakjelas

Al, Bo,Sr, Se, Va, As

4. Elemen yang terdapat dalam tubuh o.k. kontaminasi

Pb, Br, Ni, Ag, Au

 

Untuk mengetahui aktivitas metabolik berbagai mineral, perlu diperhatikan hal sbb. :

1. Berapa jumlah masing” mineral secara N terdapat dalam tubuh manusia.

2. Fungsi masing” mineral & cara kerjanya.

3. Kemaknaan klinis & hubungannya dengan kesehatan – penyakit.

4. Jumlah minimal dalamBM & BM sumbernya.

 

Fungsi :

1. Bahan pembentuk tulang dan gigi.

Ca,P

2. Pengatur fungsi tubuh.

berperan dalam pembentukan coenzim, enzim dan hormon.

Fe, Mg, P, I

3. Pembentuk garam dalam cairan tubuh.

Na, K, Cl

 

CaLCiuM

Dalam tubuh :

1,5 – 2 % BB (dewasa : 1100-1200 g)

99%pada tulang dan gigi

4 – 5 g pada jar. lunak/otot lurik.

 

Dalam Cairan Tubuh :

Bentuk ion Ca++ (60%)

Bentuk garam (Ca fosfat, Ca sitrat, Ca sulfat)

Bentuk senyawa dengan protein (35%)

 

Fungsi :

1. Senyawa dgn P & Mg ž membentuk bagian tulang yang keras.

2. Dalam serum & jaringan lunak :

Darah à katalisatorpembentukan trombin & protrombin.

Otot à mempertahankan tonus & kepekaan.

Jar. syaraf à transmisi syaraf.

Sbg. zat pengaktif enzim (lipase, ATPase)

Berpengaruh pada permeabilitas membran

 

Metabolisme :

· Tubuh memperoleh Ca dari makanan sehari-hari.

· Rata-rata intake 1 g/hari à 70-80% ekskresi feses.

· Metabolismenya berhubungan dengan konsep homeostasis.

 

Kebutuhan Ca ditentukan dari :

· jumlah Ca yg diekskresi ginjal.

· Ca jaringan yg dilepas melalui feses.

· Ca yg terbuang melalui keringat.

· ♀ hamil dgn Ca yg dibutuhkan feses.

· ♀ menyusui dgn Ca yg dieksresi dalam ASI

 

BM Sumber

Dipengaruhi : – Banyaknya kandungan Ca

– Mudah/tidaknya Ca dari BM tsb digunakan.

 

Sumber yang dianggap baik :

· susu, keju, ikan teri, kuning telur

· daun berwarna hijau tua

· kacang-kacangan, padi-padian

 

Aplikasi Klinis :

· tetani

· ricket

· batu ginjal

 

PHoSPoR

Pada gizi manusia P berhubungan erat dengan Ca, o.k. :

Ca & P sumber utamanya susu.

Keduanya merupakan pembentuk tulang.

Keduanya membutuhkan vit. D untuk absorpsi.

Keduanya sangat dipengaruhi hormon paratiroid.

 

· 0,8 – 1,1% BB

· 80 – 90% di tulang bersama Ca

· 20% lainnya pada tiap sel hidup

 

Absorpsi – Ekskresi

70% P dalam BM dapat diabsorpsi

ekskresi terutama melalui

mekanisme homeostasis (+)

 

Fungsi :

1. Bagian dari tulang dan gigi.

2. Sangat berguna pada metabolisme tubuh pada sel hidup.

 

Kebutuhan :

Bila Ca terpenuhi ž P terpenuhi.

 

Sumber :

· sumber protein hewani

· susu & hasil olahnya

· daging tanpa lemak

· kuning telur

· biji-bijian, kacang-kacangan

 

MaGNeSium

· Pada dewasa 25 g (20-28 g).

· 70% sebagai senyawa dengan Ca & P dalam bentuk garam kompleks.

· 30% dalam jaringan lunak dan cairan tubuh :

1,4 – 2,5 mg% dalam plasma.

Sebagian besar pada sel darah merah.

 

Fungsi :

· Pada metabolisme karbohidrat & phosphor.

· Proses pertumbuhan & pemeliharaan jaringan.

· Berhubungan dengan cortison dalam meregulasi kadar P.

· Bila kadar Mg i ž vasodilatasi & pekerjaan otot terganggu.

· Secara alamiah pada manusia tidak pernah defisiensi

 

Sumber :

Kacang-kacangan, seafood, biji-bijian.

 

NaTRiuM

Tubuh :

· 1/3 pada jaringan rangka à dalam bentuk Na anorganik.

2/3 pada cairan ekstra sel à Na+

· Natrium serum 310-340 mg%

 

Absorpsi – Ekskresi

· Terutama di usus halus.

· Jika intake Ö ž absorpsi Ö

· Glukosa dalam lumen ž absorpsi ×

· Ekskresi 90% melalui urine, 5% melalui feses

 

 

Konsentrasi NaCl plasma sangat bervariasi à langsung / tidak langsung berpengaruh pada :

Tek. Osmotil plasma

Vol. cairan plasma & interstitial

Kesetimbangan asam-basa

Mempertahankan hantaran listrik di sel tubuh.

Kepekaan system cardiovascular untuk mengedarkan senyawa.

 

Fungsi :

1. Sebagai BM

zat gizi essensial

penegas cita rasa

bahan pengawet

bahan bantu dalam formula pengolahan BM à melemaskan adonan

2. Fungsi Metabolik

keseimbangan cairan tubuh

keseimbangan asam basa

pengaturan permeabilitas sel

 

Sumber :

Garam dapur, Susu, Telur, Daging, Bit, Bayam, Sayuran hijau, Asparagus.

 

Aspek Klinis

Gejala Keracunan NaCl :

Perdarahan sub arachnoid, intra serebral.

Pengerutan sel tubula ginjal

Muntah, diare.

Kegagalan peredaran darah perifer.

Ganguan pernafasan ž kematian.

 

KaLiuM

· Kation utama cairan intra sel, sebagian kecil di ekstra sel.

· Peran bermakna pada aktifitas otot terutama otot jantung.

· Kadar normal : 14 – 20 mg%.

 

Absorpsi-Ekskresi

· mudah diabsorpsi di usus.

· Ekskresi terutama melalui urine, sedikit di feses.

 

Fungsi :

· Kesetimbangan elektrolit cairan tubuh.

· Keseimbangan asam basa.

· Aktivitas otot lurik (rangka & jantung).

· Metabolisme karbohidrat.

· Sintesis protein.

 

Sumber :

Kacang polong, biji-bijian, buah-buahan, sayur, daging.

 

ChLoR

· Dalam bentuk Cl- à 3% total mineral tubuh.

· Absorpsi terjadi sempurna.

· Ekskresi terutama melalui urine.

 

Fungsi Metabolisme :

· Keseimbangan elektrolit cairan tubuh.

· Regulasi tekanan osmotic bersama Na.

· Keseimbangan asam basa.

· Keasaman lambung.

 

Sumber :

· garam dapur

· jika kebutuhan Na terpenuhi, kebutuhan Cl juga terpenuhi.

 

Jumlah Kebutuhan : belum diketahui pasti.

 

 

SuLFuR

Dalam tubuh :

· An organic : sulfat dari Na, K, Mg.

· Organic : – Sulfur protein

– Sulfur non protein (sulfolipid, sulfotide)

 

Sulfoprotein :

asam amino yg mengandung S (metionin, sistein)

glikoprotein

hasil produk detoksifikasi

senyawaan dengan heparin, insulin, tiamin

keratin : protein rambut, kulit, kuku, bulu.

 

· S ada pada tiap sel, umumnya merupakan bagian protein sel.

· Kadar dalam plasma : 0,7 – 1,5 mEq /L

 

Absorpsi – Ekskresi

· Sulfur an organic ž sirkulasi portal.

· Ekskresi melalui urine.

 

Sumber :

Semua sumber protein (hewani & nabati)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s