Melawan Mabuk Perjalanan

 Apa itu mabuk jalan alias motion sickness?

Kalau mengacu dari istilahnya dalam bahasa Inggris, motion = gerakan, maka mabuk jalan ini adalah suatu sickness (penyakit, gangguan) yang disebabkan oleh adanya gerakan. Penyakit ini merupakan gangguan yang terjadi pada telinga bagian dalam (labirin) yang mengatur keseimbangan, dan disebabkan karena gerakan yang berulang, seperti gerak ombak di laut, pergerakan mobil, perubahan turbulensi udara di pesawat, dll.

Mengapa gerakan bisa menyebabkan motion sickness?

Gerakan dirasakan oleh otak melalui 3 jalur pada sistem saraf, yang akan mengirim signal dari telinga bagian dalam (perasaan terhadap gerakan, percepatan, gravitasi), dari mata (penglihatan), dan jaringan lebih dalam pada permukaan tubuh manusia (yang disebut proprioceptors). Ketika tubuh digerakkan dengan sengaja, misalnya kita jalan, input dari ketiga jalur tadi akan dikoordinasikan oleh otak. Ketika terjadi gerakan yang tidak disengaja, seperti ketika mengendarai mobil, kadang otak tidak bisa mengkordinasikan ketiga input tadi dengan baik. Adanya konflik dalam koordinasi 3 input tadi diduga menyebabkan orang merasa mabuk jalan atau motion sickness, dengan gejala mual, pusing, sampai muntah. Konflik input dalam otak ini diduga melibatkan level neurotransmiter yaitu histamin, asetilkolin, dam norepinefrin. Karena itu, obat yang bekerja melawan motion sickness adalah obat yang mempengaruhi atau menormalkan lagi level neurotransmiter ini di otak.

Bagaimana pengatasan motion sickness?

Walaupun ada 3 neurotransmiter yang terlibat, tetapi saat ini obat yang paling sering dipakai untuk mengatasi mabuk jalan adalah antihistamin. Obat ini bekerja memblok reseptor histamin di otak yang berada di chemoreceptor trigger zone (CTX) yang mengkoordinasikan input2 tadi. Obat ini bisa mencegah mual, muntah, dan pusing akibat mabuk jalan. Antihistamin yang sering dipakai adalah dimenhidrinat (ada berbagai nama paten), namun demikian bisa juga digunakan obat antihistamin lainnya. Obat sebaiknya diminum sebelum perjalanan dimulai. Bisa juga sih menggunakan antimuskarinik seperti beladonna atau scopolamin, tapi ini adalah obat lama yang sudah jarang dipakai.

Bagaimana caranya mencegah atau meminimalkan motion sickness?

Jika Anda termasuk yang gampang mabuk perjalanan, ada beberapa hal yang mungkin bisa dilakukan untuk mencegah mabuk jalan:

1. Naiklah kendaraan di bagian di mana mata Anda akan melihat gerakan yang sama dengan yang dirasakan oleh tubuh (jadi jangan duduk menghadap ke belakang misalnya, atau di samping, yang tidak searah dengan gerakan mobil). Kalau di mobil atau bus, duduklah di depan dan lihat pemandangan. Kalau di kapal, pergilah ke dek dan melihat gerakan horizon. Kalau di pesawat, duduklah dekat jendela dan melihat keluar. Juga duduklah di bagian dekat sayap, di mana gerakan terasa paling minimal.

2. Jangan membaca di perjalanan

3. Jangan melihat atau bicara dengan orang lain yang juga gampang mabuk jalan

4. Hindari bau-bauan yang kuat, makanan yang berbumbu tajam, terutama sebelum dan selama perjalanan.

5. Gunakan obat anti mabuk. Ada studi melaporkan bahwa jahe bisa mengurangi mabuk jalan, jadi bisa juga dicoba minum wedang jahe atau mengulum permen jahe, walaupun mungkin hasilnya akan bervariasi antar orang.

Demikian, selamat berjalan-jalan….

Sumber : http://zulliesikawati.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s